Sekretariat HMI Koordinator Komisariat Sepuluh November Surabaya

Dimanapun saya berada selama di tempat itu ada titisan darah hijau hitam, saya tidak khawatir dengan segala kemungkinan yang bakal terjadi di moment berikutnya.

Mulai dari ujung barat Aceh sampai ujung timur Papua atau bahkan yang di luar negeri, mereka semua menjunjung tinggi asas "berteman melebihi saudara". Dan Alhamdulillah berkat koneksi yang kuat, di setiap kabupaten/kota di Indonesia saya ada teman di sana.

Banyak petualangan yang pernah saya jalani sebelumnya di sambut baik oleh mereka. Seperti saat saya berkelana ke kota terbesar nomer dua setelah Jakarta. Ya, Surabaya. Meskipun hanya beberapa hari, di sanalah cerita panjang itu terjadi. Tapi saya tidak mungkin akan menuliskan semua di sini.

Kala itu, saya berencana 2 hari ingin mengelilingi sudut-sudut kota Surabaya. Setiap momen bagus tak lupa saya posting di sosial media. Tanpa diagendakan, saudara sedarah hijau hitam pun banyak menghubungi di Facebook dan WA. Karena itu, saya harus memperpanjang rencana awal yang hanya 2 hari menjadi 4 hari. Namun, ternyata tetap saja tidak semua saudara bisa saya kunjungi, karena waktu yang sangat terbatas. Salah satunya di rumah peradaban HMI Cabang Surabaya Koordinator Komisariat Sepuluh November ini.

Di tempat orang-orang menempa diri itu, saya merasa sangat dilayani. Mulai dari kebutuhan pokok, oleh-oleh yang akan dibawa ke Madura, sampai kamar khusus untuk saya bermalam disediakan di sana. Saya sangat berterimakasih, sungguh pertemanan yang melebihi saudara ini semoga akan terus menjadi tradisi oleh setiap individu kader HMI.

Tidak ada kata lagi yang pantas diucapkan, selain ungkapan "Bersyukur dan Ikhlas" telah diberikan kesempatan menjadi keluarga besar HMI. Teman-teman semuanya yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu, terimakasih atas waktunya dan sampai jumpa lagi di kesempatan selanjutnya.

Bagi anda yang ingin tahu banyak tentang organisasi ini, saya sarankan jangan hanya mencari ilmu dan pengalaman saja tapi carilah juga relasi.